gam 10Rekomendasi Konggres
Persaudaraan Korban Napza Indonesia
Makasar 15-16 Juni 2008


Diikuti oleh 65 peserta dari Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan

Menyatakan;


Bahwa kebijakan napza yang diterapkan di Indonesia justru menimbulkan dampak yang lebih buruk



1. Peredaraan Napza dikuasai organisasi Kriminal;
2. Harga Napza tidak terkendali;
3. Tindakan criminal oleh pengguna untuk memperoleh Napza;
4. Penularan penyakit;
5. Terus meningkatnya anggota masyarakat yang di penjara atas kasus napza;
6. Diskriminasi/penolakan terhadap korban di berbagai ruang public;
7. Membengkaknya biaya yang harus di tanggung negara untuk penanggulangan dampak dan untuk perang terhadapa napza itu sendiri;
8. Masalah Napza menjadi obyek untuk kepentingan pribadi atau kelompok;

Perang terhadap Napza yang berada di bawah tekanan politik global justru merugikan bangsa Indonesia!

Persaudaraan Korban Napza Indonesia Menuntut;

1. Pemenuhan Hak Azazi Manusia yang juga melekat pada korban Napza;
2. Dekriminalisasi Napza;
3. Kendali untuk produksi, distribusi, dan konsumsi Napza di ambil alih oleh Negara

Persaudaraan Korban Napza Indonesia mendukung para pengambil kebijakan di Indonesia agar berani menentukan kebijakan Napza yang berpihak pada keadilan!!


0 comments :

Posting Komentar