Rekan-rekan seperjuangan, Kami EJA berkolaborasi dengan Jaringan Korban Napza Jawa Tengah (Performa) dan Bali (IKON Bali) melakukan kegiatan penjajakan ini ditujukan untuk mensikapi penegakan hukum bagi Korban Napza dalam mendukung VONIS REHABILITASI yang selama ini tidak pernah diterapkan oleh negara Indonesia mengacu kepada UU Narkotika No 22 Th 1997. Pemerintah dalam hal ini yang diwakili oleh para pelaksana perangkat HUKUM-nya tidak pernah menjalankan aturan Undang-undang tersebut.

Oleh karena itu, perlunya melakukan penjajakan kebutuhan rehabilitasi napza yang tepat bagi korban napza, di samping juga untuk mendapatkan dampak-dampak buruk sistem pemenjaraan bagi korban napza.

Hasil dari penjajakan ini akan di pergunakan sebagai alat perubahan dalam menegakkan sistem hukum yang berpihak pada korban napza.

Untuk mendukung arah pergerakan ini, maka kami pelaksana kegiatan tersebut, memohon kesediaan rekan-rekan korban napza untuk dapat memberikan informasi yang di butuhkan secara SUKARELA.

DEMOGRAFI RESPONDEN
Silahkan Klik Di Sini

RIWAYAT PENGGUNAAN NAPZA
Silahkan Klik Di Sini

KEBUTUHAN REHABILITASI
Silahkan Klik Di Sini

DAMPAK BURUK SISTEM PEMENJARAAN BAGIAN KE 1
Silahkan Klik Di Sini

DAMPAK BURUK SISTEM PEMENJARAAN BAGIAN KE 2
Silahkan Klik Di Sini


"Pengguna Napza Adalah Korban Bukan Kriminal"




2 comments :

Jimmy mengatakan...

Semakin keren aja website nya.

Methadone Indonesia siap mendukung pergerakan tuk menuju perbaikan.

Anonim mengatakan...

wusss.. putaw habis..... ganti yang lain....

Posting Komentar