gam 10Pada Pertemuan Nasional Populasi Kunci yang berlangsung di Jakarta 16 – 19 Desember 2008 oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN). Pertemuan tersebut di pergunakan oleh Persaudaraan Korban Napza Indonesia (PKNI) dengan agenda Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Pada agenda pelaksanaannya di lakukan di sela-sela sesi dan setelah sesi pertemuan resmi. Kegiatan ini di laksanakan dengan pertimbangan adanya tindak lanjut dari diskusi millis PKNI member (pkni_member@yahoogroups.com) yang menghendaki bahwa perlunya pertemuan yang bersifat nasional dalam menyikapi permasalahan internal di tubuh organisasi PKNI. Atas dasar pertimbangan tersebut, maka pada akhirnya kegiatan tersebut dapat berlangsung.

Pada awal pertemuan munaslub, para peserta tidak langsung membahas permasalahan internal di tubuh organisasi PKNI. Namun, lebih banyak membahas tentang kegiatan yang sudah di lakukan PKNI pasca konggres. Diskusi yang di lakukan tidak hanya membahas PKNI, namun dalam kesempatan ini juga terdapat pembahasan tentang kegiatan yang sudah dilakukan organisasi sebelumnya yang berubah nama pada kongres pertama yakni kegiatan yang sudah di lakukan oleh Ikatan Persaudaraan Pengguna Napza Indonesia (IPPNI).


gam 10Pada hari kedua pertemuan munaslub, kegiatan di agendakan untuk pembahasan internal di tubuh organisasi PKNI. Adapun peserta yang hadir adalah 24 orang yang berasal dari 11 provinsi. Di antara peserta tersebut perangkat-perangkat organisasi di tingkatan struktural sudah terwakili semua yaitu yang terdiri dari Dewan Penggurus, Koordinator Nasional, Koordinator Wilayah dan Anggota. Dalam berlangsungnya acara tersebut, perwakilan wilayah yang di wakili oleh koordinator wilayah menyatakan untuk mosi tidak percaya pada kinerja Koordinator Nasioanal dan menarik dukungan terhadap Badan Pekerja Nasional (BPN) pada sekretariat nasional. Hal tersebut juga di lakukan oleh Koordinator Wilayah yang pada kesempatan tersebut tidak dapat hadir dengan mengirimkan mosi dan menarik dukungan melalui FAX dan E-mail pada saat berlangsungnya acara. Sehingga, total pernyataan tersebut berjumlah 12 Koordinator Wilayah di 11 provinsi.

Pada aturan main di tubuh organisasi PKNI yakni di Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga – AD/ART, bila hal tersebut terjadi maka aturan secara konstitusi mengharuskan organisasi melakukan Konggres Luar Biasa (KLB). Oleh karena pertimbangan tersebut, maka Dewan Penggurus menyatakan keputusan bahwasannya hal ini harus di lakukan dengan target waktu maksimal 6 bulan. Sedangkan, segala persiapan untuk menuju agenda tersebut perlu dilakukannya pembentukan panitia persiapan. Sementara itu, jalannya organisasi termasuk fungsi – fungsi Badan Pekerja Nasional di ambil alih oleh Dewan Penggurus hingga terlaksananya agenda tersebut. Disisi lain, terdapatnya kewajiban kepada Koordinator Nasional terkait pelaksanaan administrasi selama kepemimpinan.

Pada peta respon nasional, hasil keputusan munaslub ini di tanggapi dengan berkembangnya rumor bahwa terdapat pembubaran PKNI. Hal ini, tentunya tidak benar terkait hasil – hasil yang telah di putuskan pada pertemuan tersebut. Seperti yang tertuang pada posting milis AIDS-INA oleh beberapa member yang pada saat itu belum mengetahui kebenaran akan berita yang sesuai dari pertemuan tersebut. Hal senada juga di pertanyakan oleh Ibu Nafsiah Mboi selaku sekretaris KPAN. Adapun petikan milis tersebut pada tanggal 20 – 23 Desember 2008 adalah sebagai berikut;

In aids-ina@yahoogroup,
guardian angel wrote:

Dear teman-teman,
aku denger berita kalo PKNI dibubarkan waktu munaslub kemrin di
jakarta. Apa itu benar ?
Sayang sekali jika benar..

~GA~

From: kds_cilandak [mailto:kds_cilandak@...]
Sent: 22 December 2008 10:37
To: aids-ina@yahoogroup s.com
Subject: [aids-ina] Re: PKNI Bubar ???

Dear konstituen PKNI,

PKNI tidak di bubarkan hanya kepungurusan skretariat nasional PKNI di
bekukan dan setiap kegiatan tetap berjalan di masing-masing propinsi
sehingga jalannya roda organisasi PKNI tetap ada serta setiap kegiatan
di laporkan ke Dewan Pengurus tidak lagi melalui Koordinator Nasional.

Semua isu yang berkembang dapat di tanyakan pada Koordinator Dewan
Pengurus PKNI yaitu Saudara BANI.

Salam Perjuangan

From: "Nafsiah Mboi"
Sent: December 23, 2008 2:53 AM
To: aids-ina@yahoogroup s.com
Subject: [aids-ina] Re: PKNI Bubar ???

Dear Bani,

Tolong kami (KPA N) diberikan informasi yang lengkap dan benar secara resmi,
tentang situasi PKNI khususnya sekretariat Nasional. Untuk diketahui,
bantuan KPA N untuk sekretariat PKNI akan kami hentikan mulai tanggal 1
Januari 2009, sampai kami dapat penjelasan tersebut..

Saya doakan, semoga PKNI dapat menyatukan barisan, dan tumbuh kembali sebagai
organisasi yang kuat di tahun 2009.

Salam,

Ibu Naf



Dari pertanyaan – pertanyaan tersebut untuk dapat segera mengcounter isu yang pada nantinya dapat berkembang secara luas, maka dewan penggurus PKNI yang di wakili oleh Koordinator Dewan Penggurus segera melakukan pemberitahuan secara resmi kepada pihak – pihak yang berkepentingan. Adapun pemberitahuan resmi tersebut seperti yang tertuang pada surat di bawah ini;


Kepada yang berkepentingan,

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 01/Dewan Pengurus/PKNI/ XII-2008 tertanggal 18 Desember 2008

Kami selaku Dewan Pengurus PKNI secara resmi mengumumkan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa PKNI yang diselenggarakan pada tanggal 17-18 Desember 2008 di Jakarta, sebagai berikut:

1. Menonaktifkan Badan Pekerja Nasional periode 2008-2011 dengan Andreas Pundung Istiawan sebagai Koordinator Nasional;
2. Persiapan penyelenggaraan Kongres Luar Biasa oleh Dewan Pengurus PKNI selambat-lambatnya 6 bulan sejak ditandatanganinya surat keputusan ini;
3. Kornas yang dinonaktifkan wajib melaksanakan kewajiban administrasi terkait pelaksanaan kesekretariatan selama masa kepemimpinan;
4. Korwil tetap melaksanakan tugas dan fungsinya dan melaporkan kepada Dewan Pengurus;
5. Fungsi-fungsi Badan Pekerja Nasional selanjutnya diambil alih oleh Dewan Pengurus sampai terlaksananya Kongres Luar Biasa.

Hal-hal lain yang terkait dengan sistem organisasi PKNI untuk sementara dilaksanakan oleh Dewan Pengurus.

Selanjutnya, kami selaku Dewan Pengurus PKNI akan menindaklanjuti secara khusus kerja sama yang masih berlangsung dengan pihak-pihak yang telah dibuat oleh Badan Pekerja yang dinonaktifkan.

Untuk hal-hal yang memerlukan klarifikasi atas Pengumuman Resmi ini harap menghubungi sekretariat sementara di :

Alamat : Jl. Hidup Baru IV No. 45
Fatmawati
Jakarta Selatan 12140
Telp : 021 7152 5667
E mail : bani@banirisset. com


Demikian pengumuman resmi ini kami sampaikan demi kejelasan mengenai kondisi terkini Persaudaran Korban Napza Indonesia yang kami cintai.


Hormat kami,


Budi Rissetyabudi DA
Koordinator Dewan Pengurus PKNI

phone: 0818.602.230
mail : bani@banirisset. com


Akhir kata, PKNI adalah merupakan organisasi fenomenal dalam kancah dunia permasalahan napza di Indonesia. Pertimbangan hal ini adalah terletak dari awal mula sejarah pembentukkannya, hingga orang – orang yang terlibat di dalamnya adalah orang – orang yang mempunyai talenta yang sangat luar biasa. Sangat di sayangkan sekali, jika wadah secara nasional ini belum dapat maksimal dalam mengakomodir kebutuhan dan permasalahan napza. Sedangkan, gerakan – gerakan perubahan harus segera dilakukan dan menjadi PR yang sangat besar terhadap pembuat kebijakan maupun pelaksana kebijakan.

Oleh karena itu, saatnya segera melakukan pembenahan internal semaksimal mungkin dan segera bergerak melakukan perubahan!!!.

(Sumber : Rudhy Sinyo)

6 comments :

banirisset mengatakan...

Muanteebb neehhh... kaya reportase langsung dari TKP. "Tetap Semangat"

EJA Indonesia mengatakan...

@ bani : Thanks bro...Hanya belajar melihat dan mendengar yang di tuangkan di tulisan...

Anonim mengatakan...

Anjrit..gw baru liat..keren banget.

EJA mengatakan...

@ Anonim : Terimakasih

Anonim mengatakan...

Laporan Pertemuan Populasi KPAN yang tahun 2009 gak ada, Nyo?

patri

Anonim mengatakan...

rapatkan barisan teman-teman
mempertahankan memang lebih sulit....
tapi kita pasti bisa teman
hakasasi

Posting Komentar