gam 10Kamis, 12 Juli 2007 | 14:54 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya: Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Wilayah Kota Besar Surabaya membekuk Bribda Ainur Rofiq, 35 tahun, anggota Detasemen Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur yang menjadi tersangka pengedar narkoba. Ainur yang telah empat bulan menjadi buron polisi disergap di rumah keluarganya di Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati, Sidoarjo pada Kamis (12/7) pukul 05.00. Sebelum dilumpuhkan Ainur sempat mencoba lari ke makam desa di belakang rumahnya.


Polisi yang menunggu sejak pukul 22.00 terpaksa menembak kaki kiri dan siku Ainur karena berusaha melawan dengan sangkur dan pisau lipat. Meski telah tertembus dua timah panas namun Ainur masih kuat melawan. Pria bertubuh tinggi besar itu baru roboh setelah leher belakangnya dihantam balok kayu oleh polisi.

Dari tangan Ainur polisi menyita 12 paket sabu-sabu dan sebuah alat penghisap. "Selama ini dia mengelabuhi petugas dengan berpindah-pindah tempat persembunyian," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polwiltabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Abi Darrin.

Setelah dilumpuhkan Ainur dibawa ke Rumah Sakit Sjamsoeri Mertojoso Polda Jatim untuk menjalani operasi pengambilan proyektil. Saat dibawa ke ruang operasi tangan dan kaki Ainur diborgol rangkap empat. "Dia termasuk buron yang berbahaya," kata salah seorang petugas.

Bulan April lalu Ainur berhasil kabur dari sergapan polisi yang hendak menangkap di rumah pacarnya di Perumahan Magersari Sidoarjo. Operasi penyergapan itu diwarnai baku tembak seru. Namun Ainur berhasil lolos setelah membajar sepeda motor milik pengendara yang tengah melintas. Dari rumah pacar Ainur polisi menemukan 10 paket sabu-sabu yang siap diedarkan.

Menurut Kepala Polwiltabes Surabaya Komisaris Besar Anang Iskandar, sejak terbukti menjadi pengedar narkoba, Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Jatim telah merekomendasikan pemecatan dengan tidak hormat kepada Ainur. Namun surat pemecatan belum sempat dikirimkan kepada yang bersangkutan. "Jadi secara resmi dia masih anggota polisi," kata Anang. Kukuh S Wibowo

(Sumber : http://www.tempointeractive.com/hg/nusa/jawamadura/2007/07/12/brk,20070712-103598,id.html)

0 comments :

Posting Komentar