gam 10Pengungkapan dan penanganan kasus narkoba oleh jajaran Polresta Malang, Jatim selama tahun 2007 mengalami penurunan sekitar 20% dibandingkan dengan hasil pengungkapan kasus pada tahun 2006.

Jumlah kasus narkoba yang berhasil diungkap oleh jajaran Satuan Reskoba Polresta Malang hanya 89 kasus dengan 110 tersangka, sementara pengungkapan narkoba pada tahun 2006 sebanyak 118 kasus dengan 110 tersangka.


Kepala Satuan Reskoba Polresta Malang, AKP Sunaryo, Sabtu, membenarkan jika pengungkapan kasus narkoba di kota Malang mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan pengungkapan kasus pada tahun 2006.

"Itu akibat suksesnya penyuluhan yang dilakukan oleh jajaran Polresta Malang yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Kota (BNK) Malang. Penyuluhan yang kami lakukan sukses menekan jumlah peredaran narkoba di kota Malang selama tahun 2007 ini," katanya menjelaskan.

Menurut dia, selama ini pihak Reskoba dan BNK kota Malang telah melakukan penyuluhan pada sekolah-sekolah serta membentuk posko Gerakan Anti Narkoba, atau di kota Malang lebih dikenal dengan "Gesank" yang melibatkan seluruh masyarakat kota Malang.

"Posko Gesank didirikan pada setiap Rukun Warga (RW) di kota Malang. Saat ini sudah lebih dari 300 posko yang didirikan dengan sistem swakarsa masyarakat dengan tujuan memberantas penyebaran narkoba di kota Malang," katanya menambahkan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selain membentuk posko dan melakukan penyuluhan juga dilakukan operasi rutin pada tempat-tempat hiburan yang ada serta melakukan operasi di pintu masuk kota Malang, di mana lalu lintas peredaran narkoba dilakukan.

"Narkoba saat ini sudah berkembang pada seluruh lapisan masyarakat umum, pelajar hingga mahasiswa. Untuk itu diperlukan kerja sama dengan semua pihak, agar pemberantasan narkoba di kota Malang bisa tuntas," kata mantan Kapolsek Blimbing kota Malang itu.

Selama tahun 2007, jumlah kasus yang terungkap meliputi kasus psikotropika sebanyak 40 kasus, narkotika 49 kasus, miras sebanyak 110 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 110 orang.

Sementara itu, untuk barang bukti yang telah diamankan oleh jajaran Polresta Malang sebanyak kurang lebih 5.000 gram ganja, 0,4 gram putauw, 86,5 gram sabu-sabu, empat butir ekstasi, 553 butir leksotan dan 1.733 botol minuman keras.

"Saat ini pengembangan atas pengungkapan kasus narkoba terus dilakukan, yang diharapkan mampu mengungkap bandar besar dibalik peredaran narkoba di kota Malang maupun di Malang Raya," katanya menegaskan. (*/cax)

(Sumber : http://www.kapanlagi.com/h/0000205583.html)

0 comments :

Posting Komentar