gam 10JAKARTA, RABU — Para pengguna narkoba atau pecandu harus mendapatkan kemudahan atas akses rehabilitasi untuk penanganan dan pemberantasan narkoba. Namun, hal itu tidak mudah karena sampai saat ini pecandu masih dianggap sebagai pelanggar hukum.

"Mestinya, Pemerintah harus dapat memilah antara pecandu dan pengedar karena pecandu itu korban dan dapat dipastikan semakin meningkatnya pecandu, tindak pidana narkoba juga akan meningkat," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN) Gories Mere dalam Lokakarya Pelaksanan Wajib Lapor bagi Pecandu Narkoba di Jakarta, Rabu (3/12).

Menurut Gories, dalam hal ini diperlukan kesadaran dari para pengambil keputusan dalam upaya penanganan para pecandu. "Sebab, penanganan terhadap masalah narkoba tidak cukup hanya melalui pemberantasan dan penegakan hukum saja," kata Gories.

Ia juga mengatakan, bila pecandu dibiarkan tanpa mendapat penanganan lebih lanjut, sama saja dengan memberikan ruang bagi bisnis narkoba untuk berkembang. "Sebab, pada survei 2004 yang dilakukan BNN bekerja sama dengan Puslitkes UI jumlah pecandu narkoba sudah 1,5 persen dari populasi 3,2 juta jiwa penduduk Indonesia dan itu harus mendapat penanganan serius dari pemerintah," paparnya.

(Sumber : http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/03/11223373/pecandu.narkoba.adalah.korban.bukan.pelanggar.hukum)

0 comments :

Posting Komentar