gam 10suarasurabaya.net| Kombes Polisi RONNY F SOMPIE Kapolwiltabes Surabaya meminta anggota DPRD Jawa Timur yang baru untuk mengalokasikan anggaran guna membantu Badan Narkotika Nasional (BNN) propinsi dan kabupaten/kota.

“Anggaran itu bisa dibuat untuk satgas (satuan tugas). Kalau sosialiasai kita sudah sering. Seperti di bandara sudah ada satgas Seaport Interdiction. Bea cukai juga sudah ada, sehingga bisa mengungkap kasus narkoba,” kata RONNY dalam jumpa pers, Rabu (09/09).

Diakui RONNY, polisi mengalami kesulitan jika harus sendiri melacak dan mengungkap kasus narkoba. Pasalnya, selama ini polisi hanya mengandalkan informasi masyarakat untuk melacak peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Karena itu butuh koordinasi bersama untuk lebih mudah dan cepat mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba, satu diantaranya dalam bentuk satgas.

Upaya lain yang tengah dilakukan kepolisian adalah melatih anjing pelacak untuk khusus narkoba. “Kita belum punya anjing pelacak narkoba. Sekarang masih dilatih. Kalau ada anjing pelacak, minimal bisa tercium. Kita tidak mungkin geledah semua orang,” kata RONNY.

Sementara itu, untuk para pemakai narkoba, polisi menyiapkan konsultasi dan rehabilitasi. Saat ini sudah banyak beredar panti rehabilitasi swasta dan dinas kesehatan yang juga menyediakan rehabilitasi.(git)

(Sumber : http://kelanakota.suarasurabaya.net/?id=4aa7267cb912bb860fa4d4df4219ec86200969151)

3 comments :

Bowo mengatakan...

Alokasi anggarannya yang sebanding pak...
jangan penegakan hukum melulu tapi rehabilitasi juga mutlak di perlukan bagi pecandu!!

bani risset mengatakan...

Yah yang paling penting, PEMAHAMAN para Bapak2 di Institusi Kepolisian dahulu tentang apa itu NAPZA dan ADIKSI.

Kalo ga mau 'PAHAM', ga kan ngaruh pa :)

Rudhy Sinyo mengatakan...

"Paham" bahwa sebenarnya pengguna napza adalah sebagai korban.

Bukankah bapak polisi juga dapat di katakan korban juga dari produk hukum? ketika harus melaksanakan produk hukum itu sendiri, sementara itu mereka jelas2 tahu bahwa pengguna napza adalah korban (btw, mereka di korbankan atau mengkorbankan ya???) ehmm...coba mari kita analisa...

Posting Komentar