Dalam tahun 2010, BNN konsentrasi pada 3 penelitian. Diantaranya penelitian penyalahgunaan narkoba pada pekerja seks, anak jalanan dan keluarga (rumah tangga). Hal ini terungkap pada kunjungan 3 orang brigjen yang mewakili bidang penelitian BNN dan tim peneliti PPKUI ke KPA provinsi Jawa Timur senin (22/7)


Kunjungan ini adalah untuk mengkomunikasikan maksud dan tujuan penelitian penyalahgunaan narkoba pada pekerja seks di kota Surabaya. Penelitian yang berlangsung di 15 kota ini akan dipergunakan oleh BNN dalam merencanakan skema intervensi program dalam upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba di masa-masa mendatang.

Pertemuan yang dibuka oleh sekretaris KPA Provinsi, Drs Otto Bambang ini dimulai dengan paparan upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS pada kelompok resiko tinggi. Tidak luput, program Harm Reduction menjadi perbincangan yang hangat oleh para peserta yang terdapat dari perwakilan masyarakat sipil.

Hidayat yang mewakili jubir dari BNN mengatakan bahwa kerja-kerja upaya penanggulangan narkoba dan HIV/AIDS harus dapat dikomunikasikan dengan baik. "Ada wilayah yang harus dilakukan BNN dan sebaliknya ada wilayah yang dilakukan KPA" ungkap jendral bintang satu ini disela-sela penjelasan tentang layanan jarum suntik steril di puskesmas yang merupakan salah satu komponen program Harm Reduction.

Penyampaian tentang akan kebutuhan infrastuktur dan pembiayaan sarana rehabilitasi bagi pecandu narkoba di Jawa Timur ikut disampaikan oleh peserta dari perwakilan jaringan pecandu. Pasalnya, kebutuhan ini salah satunya untuk mendukung upaya penegakan UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dimana hakim dapat memerintahkan tersangka menjalani rehabilitasi. Disamping itu, kebutuhan ini dinilai sebagai kewajiban negara untuk melindungi warga negaranya. (Alno)


0 comments :

Posting Komentar