Surabaya - JANGKAR yang merupakan jaringan lembaga swada masyarakat yang bergerak pada pengurangan dampak buruk narkoba di kalangan pengguna napza suntik bekerjasama dengan Polrestabes kota Surabaya dan didukung oleh Open Society Institute (OSI) melakukan pelatihan bagi kepolisian khususnya kasat narkoba di 9 kota/kabupaten di Jawa Timur (27/7). Pelatihan yang dilangsungkan di ruang pertemuan satuan narkoba Polrestabes Surabaya dengan topik tentang HAM terkait hak atas kesehatan bagi pengguna napza suntik.


Pertemuan yang di buka oleh wakapolrestabes AKBP Bahagia Daichi ini memberikan apresiasi akan keterlibatan masyarakat sipil dalam kepeduliannya tentang permasalahan narkoba. Masih menurutnya, ada tiga poin yang seharusnya dilakukan oleh polisi dalam menyikapi permasalahan narkoba yaitu pencegahan, penindakan dan terapi/rehabilitasi. "Masalah yang terjadi adalah kita belum melaksanakan poin yang ketiga" tegasnya. Oleh karena itu, harapan pelatihan ini dapat menjadi daya dorong awal perbaikan sistem layanan kesehatan khususnya terapi bagi tahanan pecandu, termasuk bila diperlukan adanya MoU mengenai ini.

Pelatihan yang diselengarakan selama 2 hari ini akan di isi oleh nara sumber dari Kontras Jakarta, Indonesia Insisiatif, EJA, Dinkes, KPAP serta Kabid Dokes dan Dirnarkoba/kabid hukum Polda Jatim. Materi - materi yang diberikan antara lain perlindungan HAM dan kepolisian, Perkapolri No 8 tahun 2009, HAM dan pengguna napza, penanganan kesehatan di tahanan, sistem rujukan dan peran masyarakat sipil. Menurut Netty Soentoro Program Manager JANGKAR terkait kurikulum pelatihan ini, respon peserta sangat bagus termasuk permintaan para peserta untuk melakukan pelatihan serupa untuk jajaranya. "Dengan respon ini, saya berharap ilmu yang diperoleh dapat segera diterapkan, syukur-syukur mereka dapat melakukan pelatihan yang sama sendiri " ungkapnya. Perempuan asal Yogyakarta ini menambahkan bahwa diakhir pelatihan akan ada rencana tindak lanjut yang kemudian dapat ditindaklanjuti dengan kegiatan kelompok kerja bersama antara masyarakat sipil dan pihak kepolisian. (R5)



0 comments :

Posting Komentar