SURABAYA, KOMPAS.com — Berdasarkan hasil riset Badan Narkotika Nasional, sekitar 2,5 persen penduduk Indonesia atau sebesar 2,7 juta warga tidak percaya jika narkoba membahayakan kesehatan. Karena itu, jumlah pemakai narkoba di Indonesia mencapai 2 juta hingga 3 juta orang.


Demikian diungkapkan Kepala Pusat Pencegahan Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN) Anang Iskandar, Sabtu (28/3) di Surabaya. Untuk mencegah bertambahnya pengguna narkoba, BNN gencar melakukan sosialisasi dan pembekalan bagi masyarakat, antara lain, melalui program lomba kampung antinarkoba.

Pemberantasan pemakaian narkoba dilakukan pada dua sisi, yaitu pada sisi demand atau permintaan serta sisi supply atau persediaan dari produsen. "Untuk memberikan pemahaman lebih bagi warga dan pemakai narkoba, di Surabaya ditargetkan 200 kampung mengikuti lomba antinarkoba," jelas Anang.

Tahun 2009 ini, Kota Surabaya menjadi proyek percontohan lomba antinarkoba. Sebanyak 1.000 tokoh masyarakat dari berbagai level dikerahkan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba.

Menurut Anang, setiap kampung diharapkan menampilkan kreativitas mereka dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan peredarannya. Selain itu, dilihat pula bagaimana reaksi tiap kampung dalam menangani anggota masyarakatnya yang terlibat pemakaian narkoba.

(Sumber: http://kesehatan.kompas.com/read/2009/03/28/14073659/2.7.Juta.Orang.Anggap.Narkoba.Tak.Berbahaya.)

0 comments :

Posting Komentar