BNP  JATIM

BATU-Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jatim siap memberi pelatihan konselor kepada Pondok Pemulihan Doulos, Songgoriti yang menjadi mitra BNK Kota Batu merehabilitasi pasien korban Narkotika. Sedangkan untuk memerangi penyalahgunaan narkoba, BNK Kota memulai Gerakan Masyarakat Batu Anti Narkoba (Gebank) pada tahun ini.


Kepala Bidang Terapi dan Rehabilitasi BNP Jatim, dr Damayanti mengatakan, siap memberi pelatihan konselor untuk  Pondok Pemulihan Doulos, kemarin siang.  Dipaparkan,  penerapan terapi dan rehabilitasi pasien narkoba di Doulos sudah sesuai, tapi untuk peningkatan SDM, BNP Jatim siap memberi bantuan pelatihan.“Program pelatihan konselor akan kami programkan di tahun 2010. Perwakilan dari Doulos bisa saja mengikuti pelatihan itu,” katanya.

Dijelaskannya, salah satu terapi di Doulos yang sudah dilakukan sesuai prosedur yakni melakukan primary. Yakni bentuk terapi dengan cara mengikutkan pasien rehabilitasi narkoba dalam kegiatan dengan jadwal yang ketat. “Dengan terjadwal,  pasien yang direhabilitasi akan melupakan kebiasaannya menggunakan narkoba secara bertahap,” jelasnya.

Ketua Pondok Pemulihan Doulos, Lodewijk Joseph mengatakan, saat ini terdapat 49 pasien yang ditangani. Dari 49 pasien  sebanyak  17 pasien diantaranya  mantan pengguna narkoba yang sedang dalam proses penyembuhan. 17 pasien itu umumnya berasal dari luar Kota Batu, hanya seorang pasien saja yang berasal dari Kota Batu.

Kalakhar BNK Batu, AKBP Sanuzi Sahlan menjelaskan, Pondok Pemulihan Doulos merupakan mitra  BNK Batu untuk penyembuhan pasien narkoba. Pihaknya secara rutin menerima laporan proses rehabilitasi.
“Nantinya untuk pemakai  narkoba diarahkan untuk menjalani rehabilitasi. Proses rehabilitasi ini penting dan sedang menjadi salah satu prioritas dalam penanganan pemakai narkoba,” jelas perwira menengah Polisi ini.

Sebagai langkah pencegahan, lanjut Sanusi, mulai tahun ini menggelar program Gebank di seluruh wilayah Kota Batu. Gerakan yang melibatkan masyarakat  itu dimulai dari tingkat desa hingga kecamatan.
“Gebank akan dilakukan di semua desa dan kelurahan. Sehingga partisipasi masyarakat memerangi dan mencegah penyalahgunaan narkoba bisa dilakukan sejak dini di lingkungan masyarakat sendiri,” pungkasnya. (van/nug)

(Sumber: http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=article&id=5213%3Akunjungi-mantan-pemakai-narkoba-di-songgoriti&Itemid=74)

0 comments :

Posting Komentar