Sebagai polisi yang khusus bertugas di Satuan Narkoba, seharusnya melakukan pengawasan ketat terhadap penyalahgunaan barang haram ini. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Brigadir IHK (29), oknum anggota Satuan Reskoba Polres Jember ini.

Oknum yang satu ini malah disergap Tim Unit Reskoba Polres Lumajang saat tertangkap basah menggelar pesta narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Klakah. Buntutnya, hingga Sabtu (17/07) siang, Brigadir IHK terpaksa harus mendekam di tahanan Unit Paminal Polres Lumajang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Brigadir IHK sendiri dijebloskan ke tahanan bersama tiga temannya yang lain, setelah tertangkap basah menggelar pesta sabu di rumah MUSTAKIM (48), warga Dusun Tempean, Desa/Kecamatan Klakah. Ajang pesta serbuk kristal haram itu, digelar Brigadir IHK bersama ARDIAN JAMAL alias HARI (46), warga Jalan Slamet Riyadi, Desa Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Selain itu, turut bergabung dalam pesta haram itu dua perempuan lainnya. Yakni, AJENG PARAS PANGAYOMI (26), seorang guru honorer sebuah Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Klakah dan AMBAR WULANDARI NASUTION (40), janda satu anak yang tercatat sebagai residivis kasus narkoba di Kabupaten Lumajang. Kedua perempuan ini tercatat sama-sama tinggal di Jl. Ranu Klakah, Desa/Kecamatan Klakah.

Kompol ELIJAS HENDRAJANA Wakapolres Lumajang mendampingi AKBP TEJO WIJANARKO Kapolres Lumajang ketika ditemui DIDI reporter Sentral FM Lumajang di kantornya, mengungkapkan jika keempat tersangka kini telah resmi ditahan di Mapolres Lumajang.

”Penahanan ini, kami lakukan setelah hasil tes urine yang dimintakan seusai penyergapan, dinyatakan positif. Untuk lebih memastikan lagi, penyidik juga masih mengirimkan barang-bukti lain, sepeti korek api dan pipet ke Labfor Polda Jatim guna diperiksa apakah masih ada sisa serbuk kristal sabu yang baru digunakan,”kata Kompol ELIJAS HENDRAJANA didampingi Kanit rskoba Aiptu CAHYO RAHARJO.

Dalam penyergapan ajang pesta narkoba ini, Wakapolres Lumajang juga menyebutkan, pihaknya telah mengincar rumah milik MUSTAKIM yang sejak lama disinyalir kerap dipergunakan sebagai ajang pesta narkoba. Rumah sederhana berdinding sesek (bambu, red) yang terletak di tengah ladang itu, kerap didatangi sejumlah tamu yang mencurigakan.

Saat penangkapan dilakukan, lanjut Kompol ELIJAS HENDRAJANA, Tim Unit Reskoba mencurigai keberadaan kempat tersangka di sana yang ternyata saat penyergapan dilakukan, usai menggelar pesta sabu dengan barang-bukti masih tercecer di meja.

Dengan barang-bukti itu, kempat tersangka langsung diboyong ke Mapolres Lumajang untuk menyidikan intensif. ”Saat ini, penyidik masih terus mengembangkan hasil ungkapnya dengan menelusuri jaringan pemasok serbuk sabu-sabunya,” sambung Wakapolres.

Pihaknya, masih kata Kompol ELIJAS HENDRAJANA, juga tengah mendalami keterlibatan Brigadir IHK. ”Apakah ia hanya pengguna ataukah sebagai pemasoknya. Sebab, dari hasil pemeriksaan, serbuk kristal haram yang digunakan pesta narkoba berasal darinya,” ungkapnya.

Untuk penanganan perkara ini, terutama yang melibatkan Brigadir IHK, penyidik Polres Lumajang dikatakan Kompol ELIJAS HENDRAJANA, akan tetap melakukan proses hukum di Mapolres Lumajang. Hal ini, sesuai TKP (Tempat Kejadian Perkara).

”Locus delictynya kan di sini, jadi kami menangani di sini (Polres Lumajang, red),” bebernya. Meski demikian, Kompol ELIJAS HENDRAJANA menyampaikan, Polres Lumajang akan berkoordinasi dengan atasan hukum Brigadir IHK di Mapolres Jember sesuai kesatuan tugasnya. (her/tin)

Sumber : jaringradio.suarasurabaya.net
(http://surabaya-metropolis.com/narkoba/oknum-polisi-gelar-pesta-narkoba.html)

0 comments :

Posting Komentar