Seorang jaksa di Majene, Sulawesi Barat, dilaporkan telah menghamili seorang tahanan kasus narkoba. Polisi sudah menetapkan sang jaksa, Helmi, sebagai tersangka, namun ia tidak pernah memenuhi panggilan polisi.

“Kami akan memanggil paksa Helmi, jika tersangka terus menghindar,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Majene AKBP Jamal Ahmad di Majene, Selasa (11/5/2010)


Korban, Ismirat alias Cimmi, mengaku dihamili oleh tersangka yang saat itu bertugas di Kantor Kejaksaan Negeri Majene. Cimmi dijanjikan akan dinikahi tersangka. Namun setelah hamil, Helmi yang mantan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Majene itu tak kunjung menenuhi janjinya.

Sejauh ini, kondisi tahanan wanita di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Majene, Sulawesi Barat, itu terlihat terus menurun. Diduga, Cimmi stres bukan hanya karena masalah hukum yang menjeratnya, tetapi juga memikirkan janin berusia lima bulan yang dikandungnya.

Cimmi ditahan setelah tertangkap tangan sedang pesta shabu-shabu. Ia terancam hukuman 10 tahun penjara, karena memakai dan juga mengedarkan narkoba. [tribun]

(Sumber::http://joglopos.com/waduh-jaksa-hamili-tahanan-kasus-narkoba.htm)



0 comments :

Posting Komentar