Pusat rehabilitasi sering menjadi pilihan utama yang muncul ketika orang terdekat terjerat narkoba. Apa saja yang perlu dipertimbangkan?


KapanLagi.com - Saat mengetahui orang terkasih, anggota keluarga atau teman menderita kecanduan narkoba, keinginan untuk membebaskannya tentu begitu besar. Hal yang sama juga dirasakan oleh orang-orang itu sendiri, sebagian besar pecandu narkoba mengungkapkan keinginannya untuk bebas namun sedikit yang berhasil untuk membebaskan dirinya sendiri tanpa bantuan orang lain. Saat-saat seperti inilah bantuan dari pihak ketiga sangat dibutuhkan, dan pusat rehabilitasi narkoba menjadi tumpuan harapan. Dari mana Anda harus memulainya? Berikut ini beberapa hal yang harus Anda lakukan sebelum memilih pusat rehabilitasi narkoba.

1. Tingkat kebutuhan rehab

Mengingat biaya dan kondisi mental pecandu, tentukan apakah pecandu memang benar-benar membutuhkan perawatan rehabilitasi. Kecanduan satu jenis drug dengan penggunaan reguler masih bisa ditangani dengan pengendalian diri, konsultasi dengan dokter dan bantuan orang-orang di sekitar pecandu. Sedangkan kecanduan dua atau lebih jenis drug dan kecanduan dalam jumlah yang tidak terkontrol akan lebih sulit untuk disembuhkan sehingga membutuhkan perawatan rehabilitasi. Jika pecandu menggunakan drug yang menyebabkan rasa sakit dan bisa berujung pada kematian saat kecanduan, maka perawatan rehabilitasi tidak bisa ditawar lagi. Sebaiknya penentuan kebutuhan rehab dan jenis perawatan yang dibutuhkan dikonsultasikan dengan dokter spesialis yang paham dengan bidang ini.

2. Jangka waktu dan jenis perawatan

Jika Anda cukup sadar untuk menentukan perawatan apa saja yang paling Anda butuhkan, maka buatlah list. Begitu pula jika Anda memilih rehabilitasi untuk orang dekat, buatlah list apa saja yang menjadi kriteria kebutuhan perawatan si pecandu. Perhatikan apakah pecandu juga membutuhkan perawatan mental yang menyertai kecanduannya. Perawatan mental secara medis atau religius yang dibutuhkan oleh pecandu. Perkirakan juga jangka waktu minimal perawatan untuk dinegosiasikan dengan pusat rehabilitasi. Sesuaikan pilihan pusat rehabilitasi dengan kebutuhan, jangan memaksakan diri karena hasilnya tidak akan maksimal.

3. Lokasi dan lingkungan

Pertimbangkan apakah lebih baik memilih pusat rehabilitasi yang jauh dari rumah atau justru yang dekat dengan keluarga. Hal ini bergantung pada pecandu. Pada beberapa kasus, berada di tempat yang jauh dan jarang bertemu keluarga membuat pecandu merasa dikucilkan. Namun pada kasus-kasus kecanduan yang parah, pusat rehabilitasi yang jauh dari rumah mengeluarkan mereka dari lingkungan yang menyesakkan dan membuat proses penyembuhan lebih cepat.

4. Fasilitas After Care

Setelah perawatan, umumnya pecandu masih rentan dan masih membutuhkan bantuan dari tempat rehabilitasi. Oleh karena itu, penawaran after care setelah masa perawatan dapat menjadi pertimbangan Anda untuk memilih pusat rehabilitasi.

5. Budget

Dengan semua penentuan di atas, kembalikan semuanya pada pertimbangan budget Anda. Pilihlah yang paling sesuai dengan kebutuhan namun masih memenuhi batas budget Anda. Memaksakan diri justru akan membuat masalah baru bagi Anda dan juga pecandu. Masalah ekonomi yang mendera justru akan membuat pecandu sulit untuk sembuh dan ada kecenderungan untuk jatuh ke narkoba lagi ketika sudah pulih. (wo/miw)

(sumber:http://woman.kapanlagi.com/relationship/keluarga/4869-tips-memilih-pusat-rehabilitasi-narkoba.html)

0 comments :

Posting Komentar