Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenKumham) wilayah Jawa Timur akan membangun dan menambah kapasitas Rumah Tahanan di Jatim, yaitu Lapas (LP) narkoba di Pamekasan dan Madiun.

Kepala Kakanwil KemenKumham Jatim, Sihabuddin ditemui di Kantornya, Selasa (14/9/2010) mengatakan, rencana perombakan ini sudah final dimana tahap awal pembangunannya sudah dilaksanakan dengan menelan biaya Rp 13 miliar pada tahun ini.

Dana ini untuk pembangunan dua lapas narkoba, masing-masing di Madiun dan Pamekasan. "LP narkotika ini nantinya berbeda dengan LP umum. LP narkotika ini akan menjadi pusat rehabilitasi bagi para pecandu narkoba," katanya.

Ia menjelaskan, LP narkotika polanya berbeda. Di LP umum tidak ada ruang terapi dan rehabilitasi, tetapi orientasi, evaluasi, dan pembinaan. Namun di LP narkotika ada langkah-langkah observasi, terapi, rehabilitasi, dan visite. "Napi akan dideteksi jenis ketergantungan narkobanya untuk ditangani lebih lanjut," ujarnya.

Sihabudin berharap pembangunan awal berupa pengurukan lahan sudah bisa dilakukan pada tahun ini dan juga bahwa pemerintah bukan saja akan menangani persoalan hukum di balik penyalahgunaan narkotika. Namun juga memerhatikan aspek hak asasi manusia..

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan KemenkumHam Jatim, Djoko Hikmahadi, mengakui lahannya masih berbagi dengan lapas umum yang sudah ada, baik di Madiun maupun di Pamekasan. Proses pembangunannya sendiri diperkirakan memakan waktu empat tahun, dengan catatan tidak tersendat-sendat. ”Itu waktu paling cepat. Jika ada halangan, pembangunannya bisa molor dan lebih lama lagi,” ujarnya

Ia menjelaskan Pembangunan lapas di Madiun dan Pamekasan diakui masih dalam tahap rintisan dengan mengedepankan proses pengurukan dulu. Sedangkan untuk pembangunan fisik, tahun 2011 mendatang baru mulai dikerjakan.

"Namun, semua tergantung dari kesiapan sumber daya manusianya (SDM) dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat,"ujarnya

Rencana waktu selesai pembangunannya menurut prediksi, pembangunan keduanya akan membutuhkan, sedikitnya selama empat tahun. "Itu pun dengan catatan pembangunan harus lancar, nggak tersendat-sendat," kata Djoko

Kantor Kemenkumham wilayah Jawa Timur mulai tahun ini juga akan membangun dan menambah kapasitas Rumah Tahanan di Jatim yaitu Gresik, Mojokerto, dan Sidoarjo.

Kepala Divisi Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham Jatim, Djoko Hikmahadi, mengatakan, pembangunan terhadap 3 lapas, Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto dalam rangka meningkatkan kapasitas hunian.

Ia menjelaskan pembangunan ketiga Lapas ini karena akan dilakukan untuk mengantispasi dan menaruh para tahanan dari medaeng yang akan di renovasi pada tahun 2011. “Ketiga lapas tersebut akan digunakan hunian sementara bagi para tahanan dari Medaeng yang akan di renovasi,” ujarnya. (red)

(Sumber:http://www.surabayakita.com/index.php?option=com_content&view=article&id=1017:jatim-akan-miliki-lapas-khusus-narkoba&catid=25:peristiwa&Itemid=28)

0 comments :

Posting Komentar