Pamekasan - Hari ke-7 pasca kaburnya Agus Subroto, tahanan narkotika Lapas Narkotika hingga kini masih misterius. Tim Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jawa Timur yang dipimpin Roetji K, mendatangi lapas yang dihuni pria yang diganjar 6 tahun penjara, Kamis (16/9/2010).

Tahanan asal Pulau Talango, Kabupaten Sumenep diketahui kabur setelah sipir membangunkan seluruh penghuni blok narkotika melakukan salat subuh berjamaah dan dilanjutkan senam pagi.

Meski begitu, Humas Lapas Pamekasan, Ahmad Suwifi menampik jika kedatangan Tim BNP Jatim dikaitkan dengan kaburnya Agus. "Tidak benar mas. Surat untuk berkunjung dari BNP Jatim lebih dahulu kami terima ketimbang kasus kaburnya Agus," tandas Suwifi yang juga Kepala TU Lapas Pamekasan.

Menurut Suwifi, kedatangan Tim BNP Jatim yang dipimpin Roetji K itu merupakan kunjungan pembinaan. Tim BNP akan melakukan test urine bagi 100 orang napi yang dilakukan secara acak. Saat ini, Lapas Pamekasan dihuni 600-an napi kasus narkotika dan pidana umum.

Secara terpisah, Ketua Tim BNP Jatim, Roetji K mengatakan, kedatangannya merupakan kunjungan dadakan. "Kami akan melakukan test urine napi. Test laborat itu untuk mengetahui apakah masih ada napi yang menyalahgunakan narkotik di dalam lapas," urai Roetji yang mantan Kabag Intel Polwil Madura itu.

Roetji juga menampik jika kunjungannya dikaitkan dengan kasus kaburnya Agus Subroto. "Saya memang mengetahui adanya napi kabur di Lapas Pamekasan dari media. Tapi, kunjungan saya Lapas Pamekasan ini tak terkait dengan kasus tersebut," pungkas Roetji sebelum memasuki Pintu Utama Lapas Pamekasan.


(Sumber:http://surabaya.detik.com/read/2010/09/21/105030/1444503/475/tahanan-narkoba-kabur-bnp-jatim-datangi-lapas-pamekasan)
(fat/fat)

0 comments :

Posting Komentar