SEBAGAI ENERGI KEBANGKITAN JATIDIRI BANGSA

Sebelum anda melanjutkan membaca tulisan ini, saya sarankan untuk meletakkan sejenak pikiran dan paradigma negatif anda, agar anda mendapatkan rahmat dan hidayah dari Tuhan Yang telah menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan bumi dengan berbagai manfaatnya, karena sesungguhnya tidak ada yang diciptakan oleh Tuhan kecuali bermanfaat bagi kehidupan ini.


Beberapa hari yang lalu saya dimintai petunjuk oleh seorang teman, sebut saja namanya Udin yang baru saja pindah tugas di Polres di salah satu kota, Udin sedang berusaha untuk membongkar keberadaan gembong pengedar NARKOBA, saya pun menyatakan siap untuk membantu, keesokkan harinya saya dimintai tolong oleh seseorang yang anaknya (sebut saja namanya Iwan) menjadi korban NARKOBA. Saya pun datang ke rumah orang tua tersebut, dan saya mendapati anaknya sedang sakau (saya kurang paham penulisannya). Saya jadi ingat sama teman yang minta tolong saya itu, maka terlintas dalam pikiran saya untuk menjadikan anak itu sebagai media informasi, kemudian saya hipnotis anak tersebut, dan dia menyebutkan salah satu nama dan alamat dimana dia mendapatkan barang yang dianggap haram tersebut.

Awalnya saya pun ikut-ikutan menyebut barang tersebut sebagai barang haram, tapi setelah teman saya menjebak pengedar yang disebutkan oleh Iwan, maka tertangkaplah pengedar itu. Pengedar itu ternyata menyimpan beberapa jenis NARKOBA. Udin pun menelpon saya untuk menyampaikan ucapan terima kasih karena dari situ teman saya menjadi lebih jelas untuk mengungkap Gembong Narkoba di daerah tersebut.

Pada saat Udin menelpon, saya mendengar suara berulang kali : “Gus, kau minta sedikit daun ganja” saya pun bertanya dalam hati : “Buat apa?’’ dan terdengarlah jawaban : “Nanti kau pasti tahu”. Saya pun iseng-iseng tanya pada Udin : “Adakah daun ganja yang dia simpan?” Udin menjawab : “Ada beberapa paket Gus, kenapa?” dan saya menjawab : “Bisa kah kau antar satu paket untuk ku?” Udin bertanya : “Untuk apa Gus, jangan macam-macam kau ini?” Saya menyampaikan : “Ada teman ku dari bangsa gaib minta”, teman saya ini memang sudah tahu jika saya sering komunikasi dengan kehidupan Gaib, dan dia pun mengantarkan satu paket daun ganja.

Setelah si Udin sampai di rumah dengan satu paket kecil daun ganja, kembali saya mendengarkan suara : “Kau isap daun itu seperti kau menhisap rokok, dan jangan pernah berpikir negatif” maka saya mencoba untuk melinting daun tersebut namun berkali-kali tidak jadi lintingan malah kertasnya robek, maka saya mencari akal, gimana bisa menghisap daun ini kalo melinting pun tidak bisa, maka saya ambil sebatang rokok dan saya keluarkan isinya, saya ganti isinya dengan daun ganja.

Saya pun konsentrasi dengan tenang, dan berpikir positif, dalam pikiran saya mana ada sesuatu yang diciptakan oleh Tuhan yang tidak bermanfaat? Saya pun menyalakan rokok daun ganja tersebut, disaat saya menghisap asap rokok tersebut, tiba-tiba di sekitar ku datang angin berhembus kencang disertai gerimis, saya melihat banyak sekali dari kehidupan bathin tingkat tinggi berdatangan, saya pun bertanya dalam hati : “mau pada ngapain mereka datang?” mereka menjawab : “mau ikutan pesta, Gus….?” Saya pun bertanya pada mereka : “Pesta apa an?” Mereka pun menjawab : “Itu yang kau hisap, Gus” Saya pun hanya mengatakan : “Ooooohh…..”

Maka saya pun berkonsentrasi sepenuhnya dengan niatkan secara totalitas penghadapan pada Sang Illahi Pemilik, Pencipta, Penguasa Bumi alam semesta raya ini, saya isap dalam-dalam asap rokok tersebut dan menahannya kuat-kuat di ulu hati, saat itu lah keluar suara dari dada ku yang terdengar dengan jelas : “Ketahuilah Gusti Yan, bahwa daun ini adalah daun dari pohon keabadian yang selama ini dicari oleh manusia, sebagai formula kehidupan kekal dan abadi, namun karena manusia telah berkeyakinan dan berparadigma negatif, sehingga daun ini pun menjadi daun yang diharamkan, karena memang tidak layak bagi mereka mendapatkan kehidupan yang kekal dan abadi di bumi ini, kecuali bagi mereka yang kembali pada kodrat jatidiri kemanusiaan yang sesungguhnya, daun ini adalah kesukaan para dewa dan para raja yang telah meraih kesempurnaan selama hidup di bumi ini, sesungguhnya pohon dari daun ini seluruhnya bermanfaat bagi kehidupan manusia, Kami menyebutnya sebagai daun surga sebagaimana beberapa manusia menyebutnya demikian, karena Kami lah yang telah memberikan inspirasi di alam pikiran mereka”.

Kemudian saya pun merasakan setiap sel dari raga ini aktif berfungsi, dan saya mendapatkan kecerdasan yang sangat luar biasa dahsyat, saya pun mendapatkan gerak raga yang sangat cantik, setelah habis rokok tersebut saya hisap, saya mencoba bercermin kemungkinan ada yang aneh dalam diri saya, namun saya melihatnya biasa-biasa saja. Saya pun mencoba sejauh mana pengaruh daun ganja dalam jiwa raga, saya mengambil kunci mobil dan menyetirnya sampai di suatu mall di kota itu. Di mall ini saya menjadi heran sendiri, kenapa hampir setiap wanita yang melihat saya menjadi tersipu dan terpesona, dan setiap laki-laki yang melihat saya menganggukkan kepala seakan mereka segan dan menghormat pada saya? Kenapa setiap orang menjadi betul-betul ramah pada saya, padahal mereka tidak mengenal saya.

Saya pun duduk di salah satu kafe, dan saya perhatikan gadis-gadis pelayan kafe tersebut berebut ingin memberi pelayanan hidangan pada saya, dan anehnya saya mendengar dengan jelas orang-orang yang sedang membicarakan saya, padahal mereka berbicara seakan berbisik-bisik dan berada di tempat yang cukup jauh dari saya. Kemudian datang lah pelayan yang cantik sambil menyapa dengan tersipu : “Selamat sore mas, bisa saya bantu mas mau pesan apa?” Saya pun menjawab : “mmm…sebentar mba, saya mau tanya, ada kah yang aneh dari penampilan saya, tolong jawab dengan jujur ya mba?” Pelayan itu pun menjawab : “Aneh gimana mas?” saya dan teman-teman malah terpesona,mas” Pelayan itu menjawab dengan tersipu sambil menunjukkan sikap kemanjaannya. Saya pun mengangguk-anggukkan kepala karena saya melihat bahkan mendengar mereka membicarakan saya dengan bahasa mereka yang terpesona, kemudian saya pun memesan kopi dan makanan ringan.

Akhirnya saya pun berpikir bahwa daun ganja ini benar-benar memiliki kandungan energi yang sangat dahsyat, jadi betul apa yang disampaikan oleh Sang Guru Bathin yang bersemayam di dalam jiwa ku. Sekitar tiga (3) jam saya merasakan “on” dengan energy yang sangat dahsyat. Sehingga saya pun meracik kembali daun ganja yang tersisa dengan niat untuk meneliti manfaat dari daun ganja, yang ternyata buat saya adalah 100% positif bermanfaat dengan kandungan energi yang berdaya optimal, yaitu :

- Mengaktifkan seluruh sistem sel
- Menyehatkan Jiwa dan Raga, termasuk menyembuhkan segala penyakit
- Mencerdaskan Intelektual, Emosional dan Spiritual
- Sangat bermanfaat untuk Penelitian dan Pengkajian IPTEK
- Bermanfaat untuk membangkitkan Energi Alam Bawah Sadar
- Bermanfaat untuk membuka rahasia kekuatan alam bawah sadar yang maha dahsyat
- Bermanfaat untuk mengembalikan Jatidiri Kemanusiaan yang sesungguhnya.

Namun sayang sekali, saat saya memesan kembali pada teman saya, dia pun tidak memberikannya dengan alasan melanggar hukum, saya pun menyadarinya dan hanya berbicara dalam hati, “Hukum…? Kasihan sekali manusia, terjerat dengan aturan hukum yang diciptakan sendiri, betapa banyak manusia menciptakan hukum, sehingga kehidupan manusia pun menjadi terbelenggu, kerdil dan tersesat akal pikirannya oleh hukum yang mereka ciptakan sendiri”.

Padahal saya ingin sekali untuk meneliti dan mengkaji manfaat daun ganja lebih detil dan lebih jauh lagi, dengan melakukan exsperimen untuk diterapkan penggunaannya pada orang lain, karena dari penelitian sementara saya bahwa daun ganja sangat efektif sekali untuk membangkitkan energi alam bawah sadar manusia yang belum tersentuh, sehingga energi jatidiri manusia yang maha dahsyat yang masih tersimpan 93% di alam bawah sadarnya.

Bayangkan saja, dari penelitian dan pengkajian saya terhadap energi alam bawah sadar manusia yang maha dahsyat, telah dilupakan oleh manusia, sehingga manusia sama sekali tidak menyadari bahwa di dalam dirinya terdapat “SISTEM ENERGI YANG MAHA DAHSYAT”, Dimana Jatidiri Manusia yang sesungguhnya adalah sebagai Pusat Sistem Pengaturan dan Pengendalian Energi Bumi Alam Semesta Raya, diantaranya adalah :

1. Sebagai Pusat Sistem Pengaturan dan Pengendalian Energi Cahaya Alam Semesta Raya (Matahari, Bulan, Bintang, Planet dan Cahaya-cahaya lainnya).
2. Sebagai Pusat Pengaturan dan Pengendalian Energi Udara, Iklim, Cuaca, Bencana Alam.
3. Sebagai Pusat Sistem Pemerintahan dan Peradaban Bumi.
4. Sebagai Pusat Pengaturan dan Pengendalian Seluruh Unsur Kehidupan Bumi alam semesta raya (Cahaya, Awan, Angin, Air, Api, Tanah, Tumbuhan dan Binatang).
5. Sebagai Sistem Interkoneksi dengan Dzat illahi Tuhan Yang Maha Tunggal.
6. Sebagai Sistem Tatanan Kehidupan Surga yang kekal dan abadi.
7. Sebagai Pusat sistem Teknologi Yang Maha Canggih.

Betapa Energi Jatidiri Manusia yang efektif berfungsi dalam jiwa raga manusia saat ini tidak lebih dari 7% dari 100% energi Jatidiri Manusia yang sesungguhnya. Sehingga sangat wajar jika manusia saat ini sangat lemah, rapuh, bodoh dan kerdil. Tidak bisa mensyukuri atas segala anugerah kenikmatan yang telah Tuhan berikan pada manusia, sehingga wajar jika manusia pun berkhayal untuk bisa mendapatkan kehidupan surga di tempat yang lain, yang masih bersifat fatamorgana karena masih berupa harapan dan doa.

Betapa Keyakinan dan Paradigma, memang sangat menentukan sekali dalam hidup dan kehidupan manusia, sehingga sesuatu yang sesungguhnya memiliki nilai dan energi yang sangat bermanfaat bagi manusia, bisa berubah fungsi menjadi sesuatu yang merusak, membunuh dan menghancurkan diri manusia itu sendiri oleh karena Keyakinan dan Paradigma manusia itu sendiri. Sebagaimana manfaat dari pohon atau tanaman Ganja ini yang sesungguhnya memiliki manfaat yang teramat sangat besar dan memiliki nilai kemulyaan yang sangat tinggi, namun karena keyakinan dan paradigma manusia negatif sehingga daun keabadian ini pun menjadi diharamkan.

Biografi Penulis:

Gusti Yan
Sejak saya berusia 9 tahun, saya mencari jatidiri illahi dengan melalui berbagai perenungan dan pertanyaan kepada ratusan bahkan ribuan orang yang saya anggap memahami dengan apa yang saya cari, namun tidak ada seorang pun yang bisa memberi jawaban dengan memuaskan atas pertanyaan saya itu. Dalam pencarian itu, saya sering kali ditemui oleh kehidupan bathin (gaib) baik dari golongan leluhur seperti para wali, para nabi & rasul, para syanghyang & dewa, para raja & ratu, golongan raja siluman & jin, iblis, syetan, atau golongan guru bathin sejati (malaikat) dan kehidupan bathin ...

(Sumber: http://filsafat.kompasiana.com/2010/03/07/daun-ganja-100-bermanfaat-positif/)

0 comments :

Posting Komentar