SURABAYA | SURYA -Gedung DPRD Surabaya yang seharusnya menjadi tempat terhormat, ternyata menjadi salah satu tempat yang nyaman bagi pengguna narkoba untuk menggelar berpesta barang haram itu.

Hal itu setidaknya terbukti dengan tertangkapnya staf DPRD Surabaya Edhy Susanto (34), warga Jl Bulak Banteng Wetan XII yang membawa satu paket sabu-sabu (SS), Sabtu (11/12).


Edhy ditangkap anggota Polsek Jambangan di area Gedung DPRD Surabaya, Jl Yos Sudarso saat baru transaksi SS. Namun, sebelum tertangkap basah, polisi sudah mengintainya berhari-hari. Begitu diketahui ia baru mendapatkan SS dari seorang pengedar, polisi pun langsung menyergapnya. Dari tangannya, polisi menyita satu paket SS seberat 1 gram.

Pada petugas yang menangkapnya, Edhy mengaku sudah lima bulan ini menjadi pengguna dan biasa mengonsumsi SS di Gedung DPRD tempatnya bekerja. Untuk mendapatkan SS ia memesan pada temannya dan membeli paket hemat dengan harga Rp 200.000.

Ia mengaku mulai mengenal narkoba sejak setahun lalu dan baru ikut mengonsumsi belakangan ini. “Saya tahunya dari teman saat ke lokalisasi Kremil lalu mulai ikutan pakai,” ujar Edhy, Senin (13/12).

Pria yang menduga sejak 2008 itu menyatakan bahwa dirinya mengonsumsi narkoba untuk menghilangkan stres. Ia menyebut seringkali memanfaatkan ruang di belakang Gedung DPRD Surabaya atau di sekitar tempat parkir belakang jika kondisi sepi, sebagai tempat berpesta SS.

Dalam sebulan, ia bisa berpesta SS di gedung dewan hingga dua kali. Tapi saat ditanya langsung siapa teman-temannya yang biasa berpesta SS bersama pegawai negeri sipil (PNS) golongan II A itu memilih bungkam.

Diduga, selama ini Edhy mengonsumsi SS bersama orang-orang di lingkungan DPRD Surabaya. Dugaan itu muncul mengingat lokasi yang dipilih sebagai tempat pesta narkoba adalah kawasan lingkungan kerjanya. Selain keterlibatan sesama staf DPRD sebagai pengguna narkoba, juga muncul tudingan kemungkinan keterlibatan oknum anggota dewan dalam penggunaan narkoba.

Kapolsek Jambangan AKP Wuriyanto menyatakan tersangka selama ini sudah menjadi target pengintaian anggotanya. Setelah berhasil menangkap Edhy saat ini anggota reskrim Polsek Jambangan juga memburu pengedar yang menyuplai SS pada Edhy.

Saat disinggung keterlibatan staf DPRD Surabaya lain atau anggota dewan yang terlibat dalam kasus narkoba itu, Wuriyanto tidak memberi pernyataan secara terbuka. “Kasus ini kami kembangkan, yang pasti kami sudah memegang daftar nama orang-orang di sekitar tersangka yang menjadi target kami,” ujar Wuriyanto.

Edhy Susanto merupakan anggota staf DPRD Surabaya yang cukup lama mengabdi. Sebelum diangkat sebagai PNS pada November 2009, ia sudah bekerja di Gedung DPRD sebagai pegawai honorer selama 10 tahun. Tapi, dengan terungkapnya kasus kepemilikan dan penggunaan narkoba itu, karier Edhy sebagai PNS terancam berakhir.

Terkait kasus itu, Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) Surabaya Hari Sulistyowati belum bisa memastikan apakah Edhy yang tertangkap nyabu adalah stafnya. “Kami masih mengecek di badan kepegawaian dulu. Jadi, belum tahu pegawai sini atau bukan,” elaknya.

Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana mengatakan, jika benar ada staf setwan yang terbukti nyabu dia tidak akan memperkenankan yang bersangkutan bertugas kembali di setwan. “Saya tidak berhak masalah kepegawaian, itu wewenang pemkot. Tapi, kalau ada yang terbukti nyabu, tidak boleh ada di sini,” tegasnya.

Terkait dugaan anggota dewan yang ikut nyabu bersama ES, Wishnu belum mengetahuinya. “Kalau benar ada, kami meminta polisi segera menyelidiki. Itu sama halnya merusak citra DPRD,” ujarnya.

Untuk membuktikan hal ini, Wishnu bertekad akan melakukan tes urine kepada seluruh anggota dewan. Tujuannya, agar hal ini tidak meluas kepada anggota-anggota lainnya.

Namun, tes urine ini baru dilakukan setelah pihaknya mendapat kepastian tentang keterlibatan staf setwan dan anggota DPRD dalam masalah ini. “Tidak hanya itu, kalau memang ada anggota yang terlibat, saya akan meminta Badan Kehormatan (BK) untuk memprosesnya agar dia diajukan pergantian antarwaktu (PAW) dari partainya,” tukasnya.rey/uus

(Sumber: http://www.surya.co.id/2010/12/14/sebulan-2-kali-pesta-ss-di-dprd.html)

2 comments :

Bani Risset mengatakan...

Ckckckkckkk..... ampe tahan napas deh ngebacanya.

Benk mengatakan...

ati2 kebablasan kang....

jadi inget lagunya Iwan Fals nie....

Posting Komentar