Surabaya – Satuan Narkoba Polrestabes Surabaya meraih penghargaan ISO 9001:2008. Penghargaan dan pengakuan internasional standar sistem manajemen ini diperoleh dari Badan Sertifikasi NQA-UKAS. Sebuah lembaga independen akreditasi internasional asal Inggris.

Surabaya - Setelah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya, Kini giliran satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polrestabes Surabaya mendapat sertifikat ISO 9001:2008 dalam hal pelayanan dan pengungkapan kasus.

Standarisasi penilaian sertifikasi ini dikeluarkan oleh lembaga akreditasi internasional, NQA- United Kingdom Accreditation Service (UKA) yang berkantor pusat di Inggris.

"Penilaiannya terhitung sejak awal Januari - pertengahan Desember," kata Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Eko Puji Nugroho, kepada wartawan di mapolres, Jalan Taman Sikatan, Selasa (28/12/2010).


Eko menerangkan bahwa ISO tersebut merupakan bukti nyata dari kinerja Satreskoba dalam hal manajemen mutu layanan. Selain itu, ISO ini juga menjadi dasar acuan dalam pelaksanaan tindak penegakan hukum dalam kasus penyalahgunaan narkoba yang selalu mengacu pada Standard Operational Procedure (SOP).

Program unggulan yang digagas Satreskoba, kata Eko, adalah membentuk Sub Unit Reskoba di seluruh polsek jajaran. Dari 28 polsek yang ada, pihaknya sudah banyak mengungkap kasus sepanjang tahun 2010.

Untuk semester pertama, terang EKo, ada 10 Polsek yang berhasil mengungkap kasus. Selanjutnya, 25 Polsek berhasil mengungkap kasus pada semester kedua 2010 dengan prosentase mencapai 150 %.

"Jumlah laporan polisi yang berhasil diungkap ada 25 kasus di semester awal dan 91 kasus diungkap pada semester kedua atau meningkat 264%,"lanjut Akpol angkatan 1993 itu.

Sementara Satreskoba Polrestabes Surabaya dalam setahun mengungkap kasus sebanyak 578 kasus dengan jumlah tersangka 722 orang dengan rincian, 693 tersangka laki-laki dan 29 orang perempuan. Total keseluruhan tersangka terbagi dalam 7 kelas profesi yakni TNI/Polri, PNS, swasta, pelajar rumah tangga dan tuna karya. Dari 7 kelas profesi tersebut, yang mendominasi adalah profesi swasta denga tersangka sebanyak 654 orang.

Eko lebih lanjut mengatakan ke depannya, pihaknya telah merancang kegiatan dalam 4 tahapan. Pertama, peningkatan kualitas SDM para penyidik Satreskoba Polrestabes Surabaya dengan program sekolah, kursus dan pelatihan fungsi teknis narkoba. Kedua, Satreskoba Polrestabes Surabaya akan melengkapi sarana dan prasarana yang dapat mendukung kegiatan operasional anggota.

Ketiga, Satreskoba akan meningkatkan kegiatan penegakan hukum bagi pelaku penyalahgunaan narkoba dengan melaksanakan operasi dan razia di lokasi yang menjadi sarang peredaran narkoba. Dan keempat adalah melakukan kerjasama dengan seluruh instansi dan komunitas masyarakat untuk memberantas narkoba, khususnya di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

(Sumber:http://surabaya.detik.com/read/2010/12/28/080326/1533836/466/giliran-satreskoba-polrestabes-surabaya-raih-iso-90012008 )

0 comments :

Posting Komentar