Tuesday, 22 March 2011 08:07

“Kasus narkoba di rutan kelas 1 Surabaya itu boleh dibilang memang paling tinggi dibandingkan dengan kasus lainnya seperti pencurian, curas, dan kriminal lainnya,” Abdul Wahid (Karuta Medaeng)


SURABAYA - Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng Surabaya menyatakan dari jumlah tahanan sebanyak 1.737 orang, sekitar 40 persennya adalah tahanan kasus narkoba.

“Kasus narkoba di rutan kelas 1 Surabaya itu boleh dibilang memang paling tinggi dibandingkan dengan kasus lainnya seperti pencurian, curas, dan kriminal lainnya,” ujar Kepala Rutan Medaeng, Abdul Wahid, di Surabaya, Senin (21/3) seperti dilansir humas jatimprov.

Wahid mengatakan, beberapa waktu terakhir ini di Surabaya, kasus narkoba semakin merajalela. Bahkan, penggunanya hampir merata dari berbagai kalangan. “Ada dokter, pengacara, bahkan dosen. Tapi, kebanyakan penggunanya adalah laki-laki,” katanya.

Menurut Wahid, para pengguna narkoba ini diakibatakan adanya salah pergaulan lingkungan. Dari pengakuan sementara para pengguna memakai barang haram itu dikarenakan terpengaruh pergaulan temannya. Karena itu, masyarakat ,maupun keluarga harus selektif dalam memilih lingkungan pergaulan.

Ada banyak jenis narkoba yang biasanya digunakan. Tapi, biasanya penggunaan lewat jarum suntik paling berbahaya. Sebab, terjangkitnya virus HIV dan AIDS itu paling mudah menular lewat jarum suntik atau seks bebas. (ris/jnr).

Sumber: http://wartapedia.com/nasional/hukum-dan-kriminal/2336-rutan-medaeng--40-persen-kasus-narkoba.html




0 comments :

Posting Komentar