Surabaya - Belasan orang yang tergabung dalam East Java Action (eja), organisasi dari jaringan korban narkotika psikotropika (napsa), mantan pecandu, pecandu pemulihan dan pecandu, serta mantan pecandu yang di penjara, menuntut supaya pemerintah menghentikan perang terhadap narkoba. Mereka minta, supaya korban narkotika direhabilitasi, bukan dipenjarakan. Dalam unjuk rasa yang digelar Minggu (26/6), pukul 10.30 Wib di depan Gedung Grahadi itu, mereka membentangan spanduk di antaranya bertuliskan Polisi, Rehabilitasikan Pe- candu. Selain itu, mereka juga membawa jeruji ’besi’. Koordinator eja, Rudi Wedasmara mengungkapkan, mereka menjadi pengguna karena pemerintah gagal memberikan pendidikan sejak dini ke rakyat Indonesia terkait penggunaan narkotika serta kegagalan pemerintah dalam memberantas peredaran gelap narkotika. ”Penahanan dan memenjarakan korban tidak bisa menyelesaikan masalah. Kami sebenarnya butuh rehabilitasi,” papar Rudi di sela unjuk rasa. Iks

(Sumber:http://issuu.com/surya-epaper/docs/surya_edisi_27_juni_2011)

0 comments :

Posting Komentar