Surabaya (EJA) – Bersumber dari situs Peradi mengenai pengumuman nama-nama peserta yang lulus dari ujian advokat yang merujuk pada Keputusan Panitia Ujian Profesi Advokat (PUPA) Tahun 2011 Nomor: KEP.002/PUPA-PERADI/2011 berdasar dari hasil Ujian Profesi Advokat (UPA) pada tanggal 5 November 2011 di 16 (enam belas) Kota di Indonesia. Telah tercatat satu anggota komunitas korban Napza Surabaya yang dinyatakan lulus, Rabu (22/12).

Koordinator EJA Surabaya, Abdul Aziz menerangkan bahwa dari enam orang yang didukung untuk memperoleh pendidikan pengacara ini memiliki target angka dua orang untuk lulus. Namun, dari hasil pengumuman ini, kami menyatakan cukup puas walaupun hanya satu orang. Menurutnya bahwa jika ada seorang pengacara yang berasal dari latar belakang komunitas sendiri, maka bantuan hukum ke komunitas diharapkan dapat selalu terakomodir. “Hasil ini membawa kekuatan buat kami untuk memperjuangkan keadilan bagi komunitas korban Napza”, ungkapnya.

Aziz yang keturunan Pakistan ini mengatakan akan membuat perencanaan yang lebih matang ditahun mendatang agar sisa 5 orang ini dapat mengikuti ujian kembali dengan angka kelulusan sesuai target. Selain itu, perencanaan pengacara yang lulus sesuai dengan ketentuan dari Peradi diharuskan magang terlebih dahulu. Menurut dia, perencanaan tindak lanjutnya akan dibuat juga agar kemanfaatannya juga didapatkan oleh komunitas. “Tentunya, hasil ini menjadi penyemangat kami untuk pengembangan program bagi komunitas”, tungkasnya. (RS)


0 comments :

Posting Komentar