Malang – Dalam memperluas informasi tentang Narkoba yang di peroleh masyarakat secara terbatas, maka EJA Malang yang merupakan kelompok korban Napza memberikan penyuluhan ke Gereja PPA Kalaveri Malang (29/6) dengan jumlah peserta tercatat lebih dari 50 orang jamaah. 

Menurut Raka Winarno, kegiatan ini merupakan salah satu misi yang di usung EJA Malang dalam memberikan informasi yang baik dan benar tentang Narkoba kepada masyarakat Malang. Raka sapaan akrabnya menjelaskan bahwa ketika informasi ini dapat terserap dengan baik di masyarakat, maka selain imunitas masyarakat dapat menangkal secara dini atas penyalahgunaan narkoba, masyarakat juga dapat terlibat aktif di dalam upaya penanggulangan Narkoba dengan memandang pecandu adalah korban.

Menurut dia, peran serta masyarakat dalam persoalan Narkoba yang cukup kompleks dapat mengakomodir permasalahan-permasalahan bagi anggota masyarakat yang sedang mengalami persoalan ketergantungan Napza. Dia menjelaskan partisipasi ini dapat dimulai dilingkungan terkecil di masyarakat yakni di dalam keluarga ketika ada yang menjadi korban Narkoba. “Rangkul, semangati dan bawa ke pusat rehabilitasi ketika mereka sudah menjadi korban” tegasnya. Raka yang saat ini sekaligus merintis kelompok korban Napza di kota Malang mengharapkan bahwa tujuan-tujuan dari kegiatan yang dilakukan oleh kelompoknya ini dapat memperoleh dukungan secara masif dari aparatur pemerintah, kalangan profesional, masyarakat dan seluruh pihak-pihak yang terkait. (AA)

0 comments :

Posting Komentar