LENSAINDONESIA.COM: Perayaan hari bakti Adhyaksa di Kejati Jatim, Selasa (25/6/2013), dikejutkan dengan kedatangan puluhan pecandu narkoba (korban napza).

Para pecandu yang tergabung dalam East Java Action dengan mengusung tema `Dukung Jangan Menghukum` ini menggelar aksi kepedulian untuk pengguna narkoba yang selalu dikriminalkan.

“Kita minta perubahan hukum serta kebijakan yang berpihak pada pengguna narkoba, sampai saat ini masih banyak korban Napza divonis penjara,” kata Kordinator aksi Abdul Aziz.

Baca juga: Kejari Gresik laporkan pelepasan empat tahanan polres ke Kejati Jatim dan Polda Jatim musnahkan narkoba senilai Rp 12,2 miliar

Dikatakan lebih lanjut, sesuai Surat Edaran Jaksa Agung (SEJA) no.SE 002/A/JA/02/2013 dengan petunjuk teknis Surat Edaran Jaksa Agung Muda Pidana Umum (JAMPIDUM) no B01/E/EJP/02/2013 mengatur secara jelas terkait penempatan pecandu narkotika harus di rehabilitasi medis dan sosial.

“Jangan diskriminasi kami, kami minta bukti dan program nyata pemerintah seperti terapi, substitusi dan alat suntik steril, akhiri kriminalisasi dan hukuman bagi pengguna narkoba,” tandasnya. @ian_lensa

Sumber: http://www.lensaindonesia.com/2013/06/25/kejati-jatim-digeruduk-pecandu-narkoba.html

0 comments :

Posting Komentar