suarasurabaya.net - “Saya memang ditangkap. Saya pemakai narkotika. Waktu itu ada beberapa teman perempuan saya yang juga ikutan ditangkap Polisi. Terus kami diperiksa. Dengan dalih bahwa kami menyimpan narkotika dibalik baju, saya ditelanjangi. Disuruh buka pakaian,” terang Selvi Pancarina.

Tahun 2002 Selvi Pancarina bersama sejumlah temannya, diantaranya adalah perempuan, ditangkap Polisi lantaran menggunakan narkotika jenis heroin. Sampai saat ini, pengalaman diperiksa dengan ditelanjangi oleh Polisi membuatnya merasa ada ketidakadilan.

“Apapun alasannya, itu ketidakadilan. Kalau pengguna narkotika ditangkap Polisi kemudian dijadikan ATM itu memang sudah bukan rahasia lagi. Masyarakat tahu itu. Dan ternyata ada juga orang atau korban lain yang sama-sama juga ditelanjangi dengan dalih pemeriksaan, mungkin masyarakat belum banyak yang tahu kesewenang-wenangan itu,” tambah Selvi Pancarina saat ditemui suarausrabaya.net.

Selvi Pancarina bersama sejumlah rekannya pengguna narkotika, Selasa (25/6/2013) mendatangi Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk menuntut agar penggunan narkotika diperlakukan adil dan tidak dijadikan ‘sapi perahan’ sekaligus diperlakukan sama di mata hukum.

Berdasar data pendokumentasian Jaringan Pemantau Pelanggaran HAM (JP2HAM) di empat propinsi di Jawa, tercatat sekurangnya 139 kasus pelanggaran HAM sejak sekitar tahun 2007 sampai dengan 2011, dan 26 kasus diantaranya terjadi di Jawa Timur.

Pelanggaran HAM tersebut diantaraya, pelanggaran integritas pribadi dalam bentuk kekerasan fisik, penangkapan tidak sah, penahanan dan pemenjaraan, mendapat perlakuan tidak bermartabat dan manusiawi, serta penyangkalan untuk mendapatan bantuan hukum. “Kami menuntut pemerintah meningkatkan upaya penanggulangan dampak buruk penggunaan narkotika berbasis bukti.

Juga menuntut pemerintah segera memahami bagaimana menaggulangi dan memperlakukan pengguna narkotika seperti warga masyarakat lainnya. Sama di mata hukum,” tegas Abdul Azis koordinator East Java Action (EJA). Selasa (25/6/2013) East Java Action bersama sekurangnya 6 organisasi korban Narkotika dan zat adiktif berbahaya, menggelar aksi di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.(tok/fik)

 Sumber: http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2013/120927-Pengguna-Narkotika-Tak-Cuma-Ditangkap,-Tapi-Diperas-Bahkan-Ditelanjangi

0 comments :

Posting Komentar