LENSAINDONESIA.COM: Andrew Roger alias Yeo (52), mantan Polisi Australia yang menjadi terdakwa pekara kepemilikan Narkoba hanya divonis tujuh tahun penjara oleh majelis Hakim PN Surabaya. 

Dalam amar putusan Ketua Majelis Hakim Ainor Rafiek menyatakan terdakwa tidak terbukti sebagaimana jeratan primer dalam dakwaan, yakni dakwaan primer pasal 114 Undang Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Namun, dalam persidangan Andrew Roger dianggap terbukti pada dakwaan subsider, yakni melanggar pasal 112 ayat (1) dan pasal 111 Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Terdakwa terbukti menyimpan dan memiliki narkotika, menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara denda satu milar rupiah subsider tiga bulan penjara,” ujar hakim. 

Vonis hakim terhadap mantan Polisi Australia ini termasuk ringan, pasalnya vonis tidak sampai separo dari tuntutan jaksa yang meminta Andrew Roger dihukum selama 16 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider kurungan selama enam bulan.

Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Wayan Oja Miasta mengaku masih pikir-pikir atas putusan ini. “Kami memanfaatkan waktu tujuh hari untuk pikir-pikir. Kalau putusan hakim kurang dari separuh tuntutan, kemungkinan besar kami banding,” jawabnya ditemui usai sidang.

Terpisah, Eric Komala, kuasa hukum mantan Polisi Australia, Andrew Roger saat ditanya hakim sebelum sidang ditutup mengaku masih pikir-pikir. Tapi setelah sidang dia menyebut akan banding. “Pasti banding, vonis ini terlalu berat untuk pengguna,” jawab Eric. Namun, pihaknya mengaku tetap menghormati putusan hakim. “Mungkin karena tuntutan terlalu tinggi, jadi hakim memvonis segitu.

Hakim menyebut bahwa klien kami terbukti sebagai pengguna, harusnya diterapkan pasal 127, yang maksimal hukumannya empat tahun penjara,” lanjutnya.

Perlu diketahui, Andrew Roger digerebek petugas Polrestabes Surabaya di rumah kontrakannya Jl Petemon. Saat itu, di kamarnya ditemukan ganja 800 gram, sabu 2,72 gram, sebutir pil ekstasi, sebutir pil happy five dan 0,57 gram ketamine.

Mantan polisi Australia ini mengakui semua barang tersebut miliknya. Sebagian ganja sudah sempat dipakai. Termasuk sabu juga sempat dihisapnya. Dikatakan, berbagai Narkoba itu didapat dari seorang pria bernama Joko yang dikenal dari klub motor yang diikutinya.

Andrew Roger mengaku doyan Narkoba sejak berusia 15 tahun. Bahkan, selama menjadi polisi di Australia, dia juga satiap hari mengonsumsi Narkoba. Alasannya, kencanduan dan tidak bisa tidur kalau tidak menghisap ganja. Kebiasaan itu terus dilakoninya sampai tua.

Bahkan saat digrebek polisi di rumah kontrakannya yang juga untuk cafe tersebut, dia juga baru saja mengonsumsi ganja.

Sumber: http://www.lensaindonesia.com/2015/01/14/mantan-polisi-australia-divonis-7-tahun-penjara-dalam-perkara-narkoba.html

0 comments :

Posting Komentar