JAKARTA, KOMPAS.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Bentuk kerja sama yang dilakukan mencakup pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, serta pengerahan personel TNI guna membantu pemberantasan narkotika.

"Pertama mencegah prajurit TNI dalam peredaran narkotika. Kedua, kita berikan sumbangan pikiran, sarana prasarana untuk BNN. Kita siapkan lembaga pendidikan di tiap angkatan, yang bisa digunakan sebagai tempat rehab," ujar Panglima TNI Jenderal Moeldoko, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/5/2015).

Moeldoko mengatakan, BNN adalah lembaga pemerintah yang melaksanakan tugas kerja sama bilateral dan multilateral, baik regional maupun internasional guna mencegah dan memberantas peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Sementara TNI merupakan alat negara di bidang pertahanan yang bertugas melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa. Beberapa poin yang tercantum dalam nota kesepahaman meliputi aspek kerja sama, seperti pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, diseminasi informasi dan advokasi tentang pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.

Selain itu, kerja sama meliputi penugasan personel terkait pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, serta persetujuan pelaksanaan pemeriksaan tes/uji narkoba.

Kemudian, melakukan pertukaraan data dan informasi yang diperlukan oleh kedua pihak dengan tetap memperhatikan kerahasiaan dan kepentingan negara.

"Pada dasarnya semua kita siapkan dengan baik. Kita memasuki situasi darurat narkoba, maka diperlukan pengerahan TNI/Polri untuk memberikan bantuan sepenuhnya. Kalau tidak, akan ada lost generation," kata Moeldoko.

Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2015/05/13/14042341/Jalin.Kerja.Sama.dengan.BNN.TNI.Siapkan.Bantuan.Personel

0 comments :

Posting Komentar