Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Budi Waseso (Buwas) mengatakan, rehabilitasi narkoba sebaiknya diserahkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemkes) dan Kementeria Sosial (Kemsos). Sebab, kata dia, dua instansi itu lebih profesional membidangi masalah rehabilitasi. "Janganlah (BNN rehabilitasi-red). BNN pencegahan dan penindakan saja. Bukan rehab. Biar rehab itu Kemkes, itu menyangkut kesehatan jiwa dan fisik. Kemudian supaya manusia ini bermanfaat, baru dari Kemsos pelatihannya," ujar Buwas sebelum Rapat Kerja dengan Komisi III DPR di kompleks parlemen Jakarta, Selasa (15/9).

Menurut Buwas, pengguna narkoba setelah direhabilitasi tidak bisa langsung ditinggalkan. BNN, kata Buwas, harus melihat sesuatu itu secara utuh.

"Tidak boleh sepotong-sepotong. Bukan hanya persyaratan saja ada rehab, harus ada jaminan masyarakat yang direhab itu bisa bebas dari pengguna narkoba dan kembali seperti manusia sedia kala," ucapnya.

Mantan Kabareskrim itu menegaskan, BNN sebaiknya fokus pencegahan, pemberantasan, dan pengawasan. Sementara ada fungsi dari polri yang melakukan penindakan dan pencegahan narkoba sebainya dikoordinasikan saja.

Nantinya, kata dia, BNN akan mengkoordinir dari seluruh fungsi-fungsi itu. Sehingga penanganannya bisa lebih terpadu.

 "BNN tugasnya mengkoordinasi. Dir IV Bareskrim bukan dibawah BNN dikoordinasi kegiatannya saja. BNN mengkordinir kegiatan itu. Jadi Mensos pelaksanaannya bukan lembaganya, pelaksanan (rehabilitasi) dikordinasikan BNN supaya terpadu," katanya.

Sumber: http://www.beritasatu.com/hukum/307192-buwas-sarankan-rehabilitasi-pengguna-narkoba-dipegang-kemkes-dan-kemsos.html

0 comments :

Posting Komentar